KEKURANGAN KELEBIHAN DAERAH PENGAMBILAN DARAH VENA

Wini Dwi Yuniarti

Mahasiswa DIII Teknologi Laboratorium Medik

Poltekkes Kemenkes Semarang

2016/2019

  1. Vena mediana cubiti

Kelebihan :

  • Vena ini terletak di permukaan kulit (lipatan siku)
  • Ukuran cukup besar
  • Tidak dekat dengan syaraf
  • Letaknya berada di tengah lipatan siku
  • Dapat dilakukan pengambilan darah dalam jumlah yang besar

Kekurangan :

  • Posisi relatif tidak lurus
  • Vena cephalica (antecubital vein)

Kelebihan :

  • Letak di permukaan kulit (lipatan siku bagian luar),
  • Ukuran cukup besar
  • Dapat dilakukan pengambilan darah dalam jumlah yang besar

Kekurangan :

  • Letaknya berdekatan dengan arteri branchialis dan syaraf mediana.
  • Letaknya berada di sisi luar
  • Pembuluh vena dekat pergelangan tangan

Kelebihan :

  • Letak di permukaan kulit (di atas atau bawah pergelangan tangan)
  • Lebih sesuai dalam pengambilan darah pasien anak-anak atau bayi dan orang tua.
  • Mudah dalam palpasi
  • Menjadi cara alternatif pada seseorang yang memiliki vena tipis, rapuh, atau sukar diakses

Kekurangan :

  • Pembuluh vena mudah bergeser
  • Aliran darah lambat
  • Letaknya dekat tulang pergelangan tangan
  • Ukuran relatif kecil
  • Menimbulkan rasa nyeri bila mengenai tulang

KENDALA PENGAMBILAN DARAH VENA

  • Menentukan lokasi/palpasi vena pada pasien yang memiliki pembuluh vena kurang jelas
  • Vena yang mudah bergeser pada saat pengambilan darah
  • Menentukan sudut kemiringan dalam pengambilan darah

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DAERAH PENGAMBILAN DARAH KAPILER

  • Pembuluh darah kapiler

Kelebihan :

  • Tidak perlu dilakukan palpasi
  • Lebih sederhana dalam proses pengambilan
  • Resiko komplikasi sedikit
  • Tidak terlalu terasa sakit

Kekurangan :

  • Memposisikan daerah penusukan sebaiknya mengiris sidik jari
  • Darah yang keluar mudah membeku
  • Diperlukan pemijatan berkali-kali untuk pembendungan

KENDALA PENGAMBILAN DARAH KAPILER

  • Pembendungan harus dilakukan dengan teknik pemijatan yang benar
  • Saat memasukkan darah ke dalam pipa kapiler terdapat gelembung udara

LOKASI PENGAMBILAN DARAH ARTERI:

  1. Arteri Radialis (Pada daerah dekat pergelangan tangan sisi bagian luar)

Merupakan pilihan pertama yang paling aman  dipakai untuk fungsi arteri kecuali terdapat banyak bekas tusukan atau haematoma.

  • Arteri Dorsalis Pedis (Pada punggung kaki sisi bagian dalam), merupakan arteri pilihan ketiga jika arteri radialis tidak bisa digunakan.
  • Arteri Brachialis (Pada lengan atas), merupakan pilihan ketiga karena lebih banyak resikonya bila terjadi obstruksi pembuluh darah.
  •  Arteri Femoralis (Pada paha), merupakan pilihan terakhir apabila pada  semua arteri diatas tidak dapat diambil. Bila terdapat obstruksi pembuluh darah akan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh / tungkai bawah dan bila yang dapat mengakibatkan berlangsung lama dapat menyebabkan kematian jaringan. Arteri femoralis terletak sangat dalam dan merupakan salah satu pembuluh utama yang memperdarahi ekstremitas  bawah. Arteri femoralis berdekatan dengan vena besar, sehingga dapat terjadi percampuran antara darah vena dan arteri.

Arteri Femoralis atau Brakialis sebaiknya jangan digunakan jika masih ada alternative lain karena tidak memiliki sirkulasi kolateral yang cukup untuk mengatasi bila terjadi spasme (kejang)  atau thrombosis.

KOMPLIKASI DALAM PENGAMBILAN DARAH ARTERI:

  • Apabila jarum sampai menebus periosteum tulang akan menimbulkan nyeri
  • Perdarahan
  • Cidera syaraf
  • Spasmearteri

Apabila tidak memungkinkan, vena cephalica dan vena basilica bisa menjadi pilihan dalam pengambilan darah vena. Venipuncture pada vena basilica harus dilakukan dengan hati-hati karena Jika vena basilica dan cephalica tidak dapat digunakan, maka dapat dilakukan pengambilan darah di vena pergelangan tangan dan vena kaki.

Leave a comment